Bersama dengan anila yang menyapa. Juga Sang Candra yang menatap dengan penuh damba. Berjuta asa terkumpul jadi satu. Buat 'Aku' tersipu malu.

        Hari itu, ketika sang pelangi hendak penuhi sanubari. Kamu hadir, bawa Aku melebur dalam rengkuhan rasa yang tak pernah tersentuh jemari.

         Tutur alam semesta satukan dua jiwa yang bertaut. Bersua dalam dekapan waktu yang tak kenal takut. 

          Kata 'Aku' dan 'Kamu' jadi satu eksistensi baru dalam puncak sirkus dunia. Perlihatkan sejuta afeksi tanpa peduli akan berakhir seperti apa. Kamu seolah menjadi sentral semesta baru yang dengan senang hati aku puja. 

          Karena itu, Aku akan titipkan kamu pada semesta. Agar kamu selalu digenggam salut dan juga direngkuh ketika kalut. 

— Tertanda, Si Puan kecil yang selalu dan akan tetap bangga sama Kamu.